HOME   > LTF INDONESIANA  > -TERMEHEK - MEHEK >   3. Surat Kepada Tuhan Yang Maha Esa

 
 

  3. Surat Kepada Tuhan Yang Maha Esa


Pak Pos sangat bingung ketika bertugas mengantarkan surat Kepada Tuhan Yang Maha Esa. Harus diantar kemana ? Tuhan Yang Maha Esa dimana???.....Karena bingung Surat tersebut disampaikan kepada Bapak Bupati.
Dengan seksama dan penuh hati hati Pak Bupati membaca surat yang ternyata dikirim oleh seorang janda tua yang tinggal dipinggiran kota. Dengan berbagai keluh kesahnya yang dalam dia bercerita tentang penderitaan yang dia alami, mulai dari penggusuran dagangannya oleh SATPOL PP, tidak kebagian BLT (Bantuan Langsung Tunai), Kompor Gas Konversi gratisan karena masalah KTP dan penderlaan lainnya. Inti masalahnya saat ini anaknya sedang dirawat di Rumah sakit karena menderita busung lapar. Dia sangat membutuhkan dana sebesar Rp 10 jt (sepuluh juta rupiah). Makanya dia menulis surat. Karena tidak ada lagi yang dapat dijadikan tujuan, maka surat tersebut ditulis kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Terdorong rasa tanggung jawab yang tinggi, segera saja bapak bupati mengumpulkan dana. Sebagian dana pribadi dan sebagian dana dari pejabat eselon. Singkat cerita terkumpulah dana tersebut sebesar Rp9.620.00 (sembilan juta enam ratus dua puluh ribu rupiah) Dengan dibawa oleh seorang kurir, dana itu dititipkan kepada petugas pos yang disampaikan kepada pengirim surat sebelumnya. " Ini dari Pak Bupati", pesannya singkat. Pak Pos pun dengan amanah menyampaikan pada janda tua yang tinggal di pinggiran kota. Setelah bertemu dengan yang besangkutan , Pak Pos memberikan amanah itu sambil berpesan singkat " Ini dari Pak Bupati" Diterimalah dana itu, setelah dihitung hitung ternyata tidak sepuluh juta seperti yang diharapkan.
Dengan segera wanita itu mengambil sehelai kertas, diapun menulis Surat Tambahan ,..........

" TERIMA KASIH TUHAN, YANG TELAH MENGABULKAN PERMOHONAN SAYA. AKAN TETAPI KALAU BESOK LAGI TUHAN MEMBERIKAN REJEKI PADA SAYA TIDAK USAH MELALUI BAPAK BUPATI YA...., NANTI DIPOTONG LAGI SEPERTI SEKARANG INI, SEHINGGA TIDAK SAMPAI SEMUANYA SEPERTI SAYA MOHON SEPULUH JUTA RUPIAH, KENYATAANNYA HANYA SAMPAI SEMBILAN JUTA ENAM RATUS DUA PULUH RIBU RUPIAH".........

." Sekali lagi terima kasih Tuhan"............(@ardi/buhari)

 

 

 

PT. LTF Indonesia

Pilihan Bahasa