HOME   > REFERENSI  > -Manajemen ISO 9001 PT. LTFI >   A. Akutansi dan Keuangan

 
 

  A. Akutansi dan Keuangan


A.1 PETA BISNIS PROSES AKUNTANSI & KEUANGAN
 
A.2 UMUM


Untuk memastikan bahwa proses pembayaran dan penagihan serta laporan keuangan maupun perpajakan dapat berjalan dengan baik dan tepat waktu, serta menjamin tidak terjadinya penurunan mutu atau kerusakan terhadap barang selama proses penanganan, penyimpanan dan pengeluaran maka telah ditunjuk sebagai penanggung jawab adalah departemen Finance dan Accounting (FAC).

A.3 PROSES BILLING

Untuk memastikan proses penagihan ke tenant berjalan dengan benar, maka perusahaan akan membuat invoice dan melakukan monitoring terhadap pembayaran dari customer sesuai dengan tanggal jatuh tempo invoice yang telah ditetapkan.

Dokumen terkait :
1. Rencana SMM Proses Billing

A.4 PROSES CASH FLOW

Dana yang diterima dari tenant akan dicek untuk dipastikan bahwa dana tersebut sudah diterima perusahaan. Pembayaran akan dilakukan berdasarkan dokumen pendukung yang valid serta telah diperiksa dan disetujui oleh Chief FAC.

Dokumen terkait :
1.    Rencana SMM Proses Cash Inflow
2.    Rencana SMM Proses Cash Outflow

A.5 PROSES BUDGET

Finance Accounting bertanggung jawab untuk membuat rencana budget bulanan dan tahunan berdasarkan data-data dari setiap departemen. Budget yang dibuat akan diperiksa dan disetujui oleh EM/AM yang kemudian diverifikasi oleh CM.

Dokumen terkait :
1. Rencana SMM Proses Budget

A.6 PROSES REPORTING KEUANGAN

Untuk memastikan sumber dan penggunaan dana secara optimal dan rencana kerja terlaksana secara efektif dan efisien yang dapat mencerminkan posisi keuangan dan hasil operasi perusahaan, maka FAC bertanggung jawab membuat laporan keuangan yang menyajikan angka-angka yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat digunakan untuk pengambilan keputusan oleh pihak-pihak terkait. Laporan keuangan yang dibuat akan didistribusikan oleh FAC Holding melalui data General Ledger PHA & MAA.

Dokumen terkait :
1. Rencana SMM Proses Pelaporan Keuangan

A.7 PROSES INVENTORY

Barang dari supplier akan diterima oleh storekeeper (SK) untuk kemudian dilakukan pengecekan untuk memastikan kesesuaian barang dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Untuk memastikan bahwa barang dalam kondisi baik sebelum diserahkan ke departemen terkait atau pada saat dibutuhkan, maka disiapkan tempat penyimpanan barang jadi dengan pembagian area yang teridentifikasi. Penyusunan barang jadi berdasarkan jenis dan nama barang sesuai dengan lay out.

Selama proses penyimpanan harus dipastikan bahwa barang  tetap tersimpan dengan baik (fisik, mutu dan kebersihan), aman, mudah diidentifikasi dan dicari, maka SK melakukan pencatatan, pemantauan, baik kondisi barang maupun lingkungan, melakukan stock opname dan cara penyimpanan yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Pengeluaran barang didasarkan atas Material/Service Request Slip dan akan dibuatkan Issuance Slip. Setiap pengeluaran barang akan dicatat pada program inventory.

Untuk memastikan akurasi data dan kesesuaian barang yang ada di gudang dengan data stock computer/kartu stock, maka dilakukan proses stock opname setiap 3 bulan.

Dokumen terkait :
1.    Rencana SMM Proses Inventory
2.    Rencana SMM Proses Stock Opname
3.    Prosedur Inventory
4.    Prosedur Stock Opname

A.8 PROSES TAX

Seluruh dokumen/data pajak tiap bulannya akan diperiksa keakuratannya untuk kemudian dilakukan pembayaran pajak. Semua data perpajakan akan dikumpulkan untuk dibuatkan laporan pajak setiap bulannya.

Dokumen terkait :
1. Rencana SMM ProsesTax

 

 

PT. LTF Indonesia

Pilihan Bahasa